Teknoloji tinggi.

Prasan tak ??

Hari ini…

Banyak rumah semakin besar tapi ahli keluarga semakin kecil.

Orang semakin berpangkat tinggi tapi akal sihat semakin rendah.

Menjelajah seluruh dunia tapi jiran sebelah pun tak kenal.

Perubatan semakin canggih tapi penyakit semakin melarat.

Gaji semakin meningkat tapi ketenteraman jiwa semakin kurang.

Kualiti ilmu semakin tinggi tapi kualiti emosi semakin rendah.

Manusia semakin ramai tapi kemanusiaan semakin hilang.

Pengetahuan semakin bagus tapi kearifan semakin kurang.

Ramai teman di alam maya, tapi teman sejati, tiada.

Minuman semakin pelbagai tapi punca air semakin tercemar.

Ilmu semakin tersebar tapi sikap beradab sudah luput.

Pakai jam mahal tapi tak pernah menepati waktu.

Belajar semakin mudah tapi guru semakin tidak dihargai.

Teknologi komunikasi semakin canggih tapi aib dan fitnah pula semakin meluas.

Awal Ramadan

LAILATUL QADAR BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI PARA ULAMA TASHAWWUF

PERTAMA :
Dalam kitab I’anatuththaalibiin juz II halaman 257, cetakan al ‘Alawiyyah Semarang :

قال الغزالي وغيره إنها تعلم فيه باليوم الأول من الشهر،
فإن كان أوله يوم الأحد أو يوم الأربعاء: فهي ليلة تسع وعشرين.
أو يوم الاثنين: فهي ليلة إحدى وعشرين.
أو يوم الثلاثاء أو الجمعة: فهي ليلة سبع وعشرين.
أو الخميس: فهي ليلة خمس وعشرين.
أو يوم السبت: فهي ليلة ثلاث وعشرين.

Jika awal Ramadhan hari Ahad atau Rabu maka lailatul qodar malam 29

Jika awal Ramadhan hari Senin maka lailatul qodar malam 21

Jika awal Ramadhan hari Selasa atau Jumat maka lailatul qodar malam 27

Jika awal Ramadhan hari Kamis maka lailatul qodar malam 25

Jika awal Ramadhan hari Sabtu maka lailatul qodar malam 23

KEDUA :
Dalam kitab Hasyiyah ash Shaawi ‘alal Jalaalain juz IV halaman 337, cetakan Daar Ihya al Kutub al ‘Arabiyyah :

فعن أبي الحسن الشاذلي إن كان أوله الأحد فليلة تسع وعشرين ، أو الإثنين فإحدي وعشري أو الثلاثاء فسبع وعشرين أو الأربعاء فتسعة عشر أو الخميس فخمس وعشرين أو الجمعة فسبعة عشر أوالسبت فثلاث وعشرين

Jika awal Ramadhan hari Ahad maka lailatul qodar malam 29

Jika awal Ramadhan hari Senin maka lailatul qodar malam 21

Jika awal Ramadhan hari Selasa maka lailatul qodar malam 27

Jika awal Ramadhan hari Rabu maka lailatul qodar malam 19

Jika awal Ramadhan hari Kamis maka lailatul qodar malam 25

Jika awal Raamadhan hari Jumat maka lailatul qadar malam 17

Jika awal Raamadhan hari Sabtu maka lailatul qadar malam 23

KETIGA :
Dalam kitab Hasyiyah al Bajuri ‘ala Ibni Qaasim al Ghaazi juz I halaman 304 , cetakan Syirkah al Ma’arif Bandung :

وذكرو لذلك ضابطا وقد نظمه بعضهم بقوله
: وإنا جميعا إن نصم يوم جمعة ¤ ففي تاسع العشرين خذ ليلة القدر .
وإن كان يوم السبت أول صومنا ¤ فحادي وعشرين اعتمده بلا عذر
. وإن هل يوم الصوم في أحد ففي ¤ سابع العشرين ما رمت فاستقر
. وإن هل بالأثنين فاعلم بأنه ¤ يوافيك نيل الوصل في تاسع العشري
. ويوم الثلاثا إن بدا الشهر فاعتمد ¤ علي خامس العشرين تحظي بها فادر .
وفي الإربعا إن هل يا من يرومها ¤ فدونك فاطلب وصلها سابع العشري .
ويوم الخميس إن بدا الشهر فاجتهد ¤ توافيك بعد العشر
في ليلة الوتر .

Jika awal Ramadhan hari Jumat maka lailatul qodar malam 29

Jika awal Ramadhan hari Sabtu maka lailatul qodar malam 21

Jika awal Ramadhan hari Ahad maka lailatul qodar malam 27

Jika awal Ramadhan hari Senin maka lailatul qodar malam 29

Jika awal Ramadhan hari Selasa maka lailatul qodar malam 25

Jika awal Raamadhan hari Rabu maka lailatul qadar malam 27

Jika awal Raamadhan hari Kamis maka malam ganjil setelah malam 20

Wallaahu A’lamu Bishshowaab…

Semoga Bermanfa’at.

Cancer

Assalamualaikum semua. Klu ada saudara mara yg hidapi cancer stage 3 @ 4, mohon utk contact sy (0176611817 -zul) sbb syarikat S&A (pengeluar soursop) tgh buat CSR utk bg soursop percuma kpd pengidap cancer. Alhamdulillah setakat ni dah ramai dibantu n pulih drpd cancer. Tlg forward kpd groups lain..

Buya Hamka.

Ingin menjadi mcm Hamka?..

“Presiden Soekarno pernah ‘menyerang’ ulama besar di masanya, Buya Hamka. Bersama Mohammad Yamin, Soekarno melalui headline beberapa media cetak asuhan Pramoedya Ananta Toer melakukan pembunuhan karakter atas diri Hamka..
Namun tak sedikit pun fokus Hamka bergeser dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar.
Sebab terlalu kuatnya karakter Hamka, di tahun 1964, Soekarno terus saja perintah masukkan ulama besar asal Minangkabau ini ke dalam penjara..

2 tahun 4 bulan lamanya Hamka dipenjara, apakah ia bersedih, mendendam dan mengutuk-ngutuk betapa jahatnya Soekarno padanya?

Tidak! Malah Hamka bersyukur masuk penjara. Di dalam sangkar besi itu ia punya waktu yang banyak untuk menyelesaikan 30 juz Tafsir Alqur’an yang dikenal dengan Tafsir Al-Azhar.

Bagaimana pula dengan ketiga tokoh tadi? Pramoedya, Mohammad Yamin dan Soekarno?

Ternyata Allah masih sayang pada mereka, – Pramoedya, Mohammad Yamin dan Soekarno.
Kekejian mereka pada Buya Hamka tidak pula diselesaikan di akhirat.
Allah mengizinkan masalah ini diselesaikan di dunia.

Di usia tua, Pramoedya mengakui kesalahan nya di masa lalu. Ia mengirim putrinya, Astuti bersama dengan calon suaminya, Daniel yang mualaf untuk belajar Islam daripada Hamka sebelum mereka menjadi suami isteri. Apakah Hamka menolak? Tidak! Malah dengan hati yang sangat lapang Hamka mengajarkan ilmu agama pada anak dan calon menantu Pramoedya tanpa sedikit pun mengungkit-ungkit kekejaman Pramoedya.
Astuti, anak perempuan Pramoedya pun menangis terharu melihat kebesaran hati ulama besar ini. Hamka juga yang menjadi saksi atas pernikahan anak Pramoedya.

Disaat Mohammad Yamin sakit kuat, ia meminta orang terdekatnya untuk memanggil Hamka. Dengan segala kerendahan hati dan penyesalannya pada ulama besar ini, Mohammad Yamin meminta maaf atas segala kesalahannya. Dalam kesempatan nafas terakhirnya, tokoh besar Indonesia, Mohammad Yamin pun meninggal dunia dengan ucapan kalimat-kalimat tauhid yang disaksikan oleh Hamka.

Begitu juga dengan Soekarno, .. Hamka hanya berterima kasih dengan hadiah penjara yang diberikan padanya karena berhasil menulis buku yang menjadi dasar umat Islam dalam menafsirkan Alqur’an. Tak ada marah, tak ada dendam, ia malah merindukan tokoh besar Indonesia itu, pejuang bangsa karena telah membuat ujian hidup sang Buya menjadi semakin berliku namun sangat indah. Hamka ingin berterima kasih untuk itu semua.
Tanggal 16 Juni 1970, seorang adjudtant Soekarno datang ke rumah Hamka membawa secarik kertas bertuliskan pendek;

“Bila aku mati kelak, aku minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku.”

Hamka langsung bertanya pada sang adjudtant, “Di mana? Di mana beliau sekarang?”
Dengan pelan dijawab, “Bapak sudah wafat di RSPAD, jenazahnya sedang dibawa ke Wisma Yoso.”

Mata sang Buya menjadi sayu dan berkaca-kaca. Rasa rindunya ingin bertemu dengan tokoh besar indonesia itu walau pun berhadapan dengan tubuh yang kaku tanpa bisa berbicara. Hanya keikhlasan dan pemberian maaf yang bisa diberikan Hamka kepada Soekarno.
Untaian doa yang lembut dan tulus dipanjatkannya saat Hamka menjadi Imam Shalat Jenazah Presiden Pertama Indonesia.

Terima kasih Buya Hamka, atas pembelajaran kehidupan dari cerita hidupmu..